Akhir Zaman

Akhir Zaman, Apakah Bangsa Romawi Adalah Bani Ashfar?

rom

Oleh : Dzulqarnain

Salah satu nubuwwah Rosulullah saw., tentang akhir zaman adalah peperangan bangsa Romawi dengan kaum Muslimin. Di salah satu hadits, bangsa Romawi disebut Rosulullah dengan Bani Ashfar. Siapakah sejatinya Bani Ashfar?

Menurut kitab An-Nihayah atau Al-Fitan wal Malaahim yang ditahqiq oleh Dr. Thaha Zaini, Bangsa Romawi adalah keturunan al-‘Ish bin Ishaq bin Ibrahim.

Dijelaskan dalam hadits ‘Auf bin Malik al-Asyja’i Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﺍُﻋْﺪُﺩْ ﺳِﺘًّﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻱِ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔِ … ‏( ﻓﺬﻛﺮ ﻣﻨﻬﺎ ‏) ﺛُﻢَّ ﻫُﺪْﻧَﺔٌ ﺗَﻜُﻮﻥُ ﺑَﻴْﻨَﻜُﻢْ ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﺑَﻨِﻲ ﺍﻷَﺻْﻔَﺮِ ﻓَﻴَﻐْﺪِﺭُﻭﻥَ ﻓَﻴَﺄْﺗُﻮﻧَﻜُﻢْ ﺗَﺤْﺖَ ﺛَﻤَﺎﻧِﻴﻦَ ﻏَﺎﻳَﺔً ﺗَﺤْﺖَ ﻛُﻞِّ ﻏَﺎﻳَﺔٍ ﺍﺛْﻨَﺎ ﻋَﺸَﺮَ ﺃَﻟْﻔًﺎ .

‘Ingatlah tanda-tanda menjelang datangnya Kiamat (lalu beliau menyebutkan, di antaranya:) … kemudian perdamaian di antara kalian dan Bani Ashfar, lalu mereka berkhianat. Mereka mendatangi kalian dengan membawa 80 panji perang, untuk setiap panji ada 12.000 (pasukan).”

Dalam kitab Fat-hul Baari (VI/678) yang dimaksud dengan Bani Ashfar dalam hadits di atas adalah bangsa Romawi.

Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah dari Nafi’ bin ‘Utbah , beliau berkata, “ Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu kami hafal darinya empat hal yang aku hitung dengan tanganku, beliau bersabda:

ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺟَﺰِﻳﺮَﺓَ ﺍﻟْﻌَﺮَﺏِ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ، ﺛُﻢَّ ﻓَﺎﺭِﺱَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺮُّﻭﻡَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ، ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻧَﺎﻓِﻊٌ : ﻳَﺎ ﺟَﺎﺑِﺮُ ﻻَ ﻧَﺮَﻯ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﻔْﺘَﺢَ ﺍﻟﺮُّﻭﻡُ .

“Kalian akan memerangi Jazirah Arab lalu Allah menaklukkannya, kemudian Persia lalu Allah menaklukkannya, kemudian kalian akan memerangi Romawi lalu Allah menaklukkannya, kemudian kalian akan memerangi Dajjal lalu Allah menaklukkannya.” Dia (Jabir) berkata, selanjutnya Nafi’ berkata, “Wahai Jabir, kita tidak akan melihat Dajjal keluar hingga bangsa Romawi ditaklukkan.” (HR. Muslim)

Secara lebih spesifik bukti bahwa Bani Ashfar itu adalah Bangsa Romawi terdapat dalam asbabun nuzul Al Qur’an Surat At-Taubah ayat 49.

Rasulullah pernah berkata kepada Jadd bin Qais,salah seorang bani Salima : “Hai Jadd, engkau bersedia tahun ini menghadapi Bani Ashfar ?” Jadd menjawab, “Ya Rasulullah ijinkanlah saya untuk tidak dibawa ke dalam ujian serupa ini. Masyarakat saya sudah cukup mengerti bahwa tidak ada orang yang lebih berani terhadap wanita seperti saya ini. Saya khawatir kalau saya melihat wanita wanita Bani Ashfar , saya takkan dapat menahan diri” Oleh Rasulullah ia akhirnya ditinggalkan.

Dalam hubungan ini, Ayat 49 Surah
At Taubah diturunkan :

ﻭَﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻣَﻦْ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﺋْﺬَﻥْ ﻟِﻲ ﻭَﻻ ﺗَﻔْﺘِﻨِّﻲ ﺃَﻻ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻔِﺘْﻨَﺔِ ﺳَﻘَﻄُﻮﺍ ﻭَﺇِﻥَّ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﻟَﻤُﺤِﻴﻄَﺔٌ ﺑِﺎﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ

“Di antara mereka ada orang yang berkata: “Berilah saya keizinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus ke dalam fitnah”. Ketahuilah, bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.”

Dialog dalam hadits di atas antara Rosulullah saw., dan Jadd bin Qois adalah berkaitan dengan rencana Rasulullah untuk mengirim pasukan menghadapi Romawi di Syam. Dari sini dapat diketahui bahwa yang dimaksud Bani Ashfar adalah orang-orang Romawi.

Adapun menurut Ibnul Munir, beliau berkata, “Adapun kisah bangsa Romawi, maka hal itu belum terjadi sampai sekarang dan belum ada riwayat yang sampai kepada kita bahwa mereka berperang di darat dengan jumlah sebanyak ini. Ini termasuk peristiwa yang belum terjadi, di dalamnya terdapat kabar gembira sekaligus peringatan. Kisah itu menunjukkan bahwa peristiwa tersebut berakhir dengan kemenangan kaum muslimin bersamaan dengan banyaknya pasukan itu dan kabar gembira bahwa jumlah pasukan kaum muslimin akan lebih banyak lagi dengan jumlah yang berlipat-lipat (dengan masuk Islamnya tawanan bangsa Romawi).

Wallahu’alam bis showab!

Total Views: 1376 ,

Latest News

To Top